CATATAN DIREKSI

BADAI BELUM BERLALU

“Ngopi” dengan seorang, bankir senior sebuah Bank BUMN, bisa membuat hati ‘kecut’, seram-nya informasi terpuruknya hampir seluruh jenis bisnis; dan kami sepakat sungguh tidak terduga bahwa bisnis makanan (food industries) juga terkena dampak. Produksi dan perdagangan makanan turun cukup signifikan, padahal insustri ini teruji ampuh dalam menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1997-2000 dan tahun 2008-2009. Penurunan dan lesunya bisnis ritel, sebagai garda terdepan yang langsung melayani kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari, sungguh dapat menjadi indikator melemahnya daya beli masyarakat.

 

Bagaimana dengan perusahaan kita tercinta, PT. Citra Mitra Nusantara?

Saya, melihatnya dari kacamata berbeda.

 

Pertama, toko individual mandiri (warung-warung permanen – kandidat Mitra CMN) adalah toko-toko yang sudah terbukti, puluhan bahkan ratusan tahun telah ada dan eksis di lingkungan mereka masing-masing. Mereka memiliki ‘daya tahan’ yang tidak semuanya dapat dijelaskan secara managerial. Mereka adalah pelaku ritel sebenarnya. Saat ini, karena perkembangan teknologi informasi, mereka haus akan perubahan dan bila disentuh dengan cara baik dan benar, akan menjadi kandidat mitra. Ingat, toko individual mandiri ini ada ratusan ribu jumlahnya dan mereka berada di sekitar CMN.

 

Kedua, CMN ada di bagian dari binis makanan yang terutama melayani kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Selama manusia membutuhkan makanan, khususnya kebutuhan pokok dan sehari-hari, selama itu pula bisnis ini akan eksis  dan berkembang.

 

Ketiga, CMN sebagai perusahaan, di satu sisi, sudah siap dalam sarana dan prasarana mengelola bisnis ritel modern. Namun, di sisi lain, tingkat produktivitas-nya masih rendah (kapasitas ‘terpasang’ masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ‘output’)

 

Saya, bersama jajaran Executive CMN, akan memanfaatkan semua ‘kekuatan’ CMN untuk merebut ‘peluang’ dengan tetap memperhatikan ‘ancaman-ancaman’ yang mungkin terjadi, serta tentu saja terus menerus memperbaiki semua unsur ‘kelemahan’ CMN. Berakhir dengan optimisme saya, CMN memiliki peluang besar, bahkan lebih besar dari pemain ritel modern lainnya.

 

Tentu saja, saya dan anda – segenap insan CMN, di departemen manapun dan posisi apapun – adalah faktor yang tidak kalah pentingnya. Tahukah anda, 'operation excellence – implementator', adalah faktor penentu sukses tidaknya sebuah operasional perusahaan. Anda adalah orang penting dalam keberlangsunan perusahaan ini, untuk bertahan dan terus maju.

 

Saya mengajak semua karyawan CMN untuk mengambil peranan penting ini; mulai dengan sederhana tetapi penuh tanggung jawab, yaitu dengan mengerti: APA yang anda kerjakan, MENGAPA harus dikerjakan, DIMANA saja harus dikerjakan (baik secara series maupun pararel), dengan SIAPA saja anda kerjakan, KAPAN harus dikerjakan dan kapan harus selesai, serta BAGAIMANA mengerjakannya  dengan produktif. Bertanyalah kepada pimpinan anda masing-masing mengenai hal-hal tersebut; saya percaya para pimpinan akan memberikan arahannya.

 

Seperti judul tulisan minggu ini, 'BADAI BELUM BERLALU', tahukah anda sifat dasar dan utama dari “badai” adalah: PASTI BERLALU

Tidak ada Badai yang tidak berlalu…..

 

Mari siapkan diri, menjadi insan pemenang, perusahaan pemenang, karena badai pasti berlalu

Selamat Tahun Baru 2016

 

Salam,

 

Josep Setiawan Edy

President Director


APA KATA MEREKA

  • Dengan support yang baik dari CMN,  Mitra mampu bersaing dengan toko-toko sekitar

  • Bersama CMN, semangat mitra  dalam berjualan semakin membaik, berharap bisa terus melanjutkan kemitraan, dan berniat membuka sisi lain tokonya agar akses konsumen lebih mudah

  • Bersama CMN, Mitra  semakin berkembang, dan  berharap CMN dapat memilah produk yang banyak dicari pelanggan
  • Mitra semakin yakin akan kerjasama dengan CMN,  dan berniat  memperluas area tokonya supaya bisa menjual lebih banyak jenis barang
  • Dengan support dari CMN,  semangat Mitra semakin tumbuh, ketersediaan barang membaik,  hingga mitra tidak segan-segan  buka toko dari jam 06.00 s/d 22.00