CATATAN DIREKSI

BERUBAH ATAU MATIā€¦!

Sepanjang karier saya sebagai professional, setidak-tidaknya terlibat langsung dalam bisnis yang harus “berubah atau mati”.  Pertama : KOREK API KAYU (“matches”), pemantik api terbuat dari kayu dengan bahan kimia (belerang dan fosfor). Pada jamannya, siapa yg tdk mengenal produk ini ?

Perkembangan teknologi ‘membunuh’ produk ini dengan kecepatan tinggi. Penemuan pemantik api  menggunakan bahan baku gas dan kemasan plastik, lebih aman dan lebih mudah digunakan , produk ini dikenal dengan nama “lighter”, disamping itu kompor masak berbasis ‘minyak tanah” juga berganti menjadi kompor masak gas; saat ini setiap kompor gas memiliki pemantik api otomatis (bagian dari kompor gas itu sendiri).  Bisnis “ratusan milyard” per bulan , hari ini (saya percaya) tinggal puluhan milyard saja.

 

Kedua, FILM KAMERA (siluloid), adalah media perekam dan penyimpan gambar berbasis analog. Siapa diantara kita (pada masanya) tidak mengenal FUJI FILM, KODAK dan KONIKA ? Kita harus membeli 1 (satu) kotak Film Kamera (berisi 12,24 dan 36 film), setelah  melakukan pemotretan, maka “film kamera” dapat dicetak menjadi photo. Perubahan teknologi kamera analog menjadi kamera digital, merubah metode perekam dan penyimpan “film kamera” dari teknologi analog ke teknologi digital. Akibatnya, dengan kecepatan tinggi produksi-distribusi dan bisnis Kamera Film “terjun bebas” dan pasar hari ini tinggal 5-8% dari masa jayanya. Lagi-lagi bisnis ratusan milayard rupiah per bulan tinggal puluhan milyard rupiah hari ini.

 

Tanggal 1 Januari 2016, DISC TARRA, retail chain yang bergerak dipemasaran CD/DVD music dan film, menutup 40 (empat puluh) dari sisa 60 outletnya di seluruh Indonesia. Harap dicatat, total outlet mereka tahun 2013-2014 masih di atas 100 outlet, dan hari ini tersisa 20 outlet. Lagi-lagi penyebabnya adalah perubahan teknologi informasi (anda semua hari ini tidak perlu membeli CD untuk mendapatkan dan menikmati music,lagu & film. Dunia maya memberikan kebebasan kepada kita ,untuk “down load” musik , lagu & film dengan cepat, murah bahkan free).

 

PERUBAHAN adalah kata kunci kehancuran sebuah bisnis, maka dituntut MAU dan MAMPU berubah !

Karena “manusia” yang menemukan teknologi , menggunakannya dan mengembangkanya, maka kita sebagai “man power” juga harus MAU & MAMPU berubah, atau kita menguikuti proses “kematian” seiring kematian bisnis akibat perubahan itu.

 

Perusahaan kita, PT. CMN adalah agen perubahan:  dari  pengelolaan toko secara konvensional menjadi cara pengelolaan toko modern. Kita ada di jalur yang benar. Masalahnya apakah semua instrument perusahaan : BERUBAH, baik sikap, kemauan dan kemampuan strategis & teknis.

Dunia terus berubah, “celaka-lah” yang masih mengandalkan cara-cara lama, mengandalkan pengalaman sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan dan dalam operasional sehari-hari.

 

Saya mengajak semua insan CMN untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas, jangan menolak cara kerja baru, melainkan: pahami, dimengerti dan jalankan dengan sungguh-sungguh, dengan demikian anda berada dalam perubahan itu sendiri. Atau.. anda menjadi factor perubahan itu sendiri ??

 

Selamat bekerja!

 

Salam,

 

 

Josep Setiawan Edy

President Director


APA KATA MEREKA

  • Dengan support yang baik dari CMN,  Mitra mampu bersaing dengan toko-toko sekitar

  • Bersama CMN, semangat mitra  dalam berjualan semakin membaik, berharap bisa terus melanjutkan kemitraan, dan berniat membuka sisi lain tokonya agar akses konsumen lebih mudah

  • Bersama CMN, Mitra  semakin berkembang, dan  berharap CMN dapat memilah produk yang banyak dicari pelanggan
  • Mitra semakin yakin akan kerjasama dengan CMN,  dan berniat  memperluas area tokonya supaya bisa menjual lebih banyak jenis barang
  • Dengan support dari CMN,  semangat Mitra semakin tumbuh, ketersediaan barang membaik,  hingga mitra tidak segan-segan  buka toko dari jam 06.00 s/d 22.00