CATATAN DIREKSI

SEKOLAH

Jenjang pendidikan formal dari Sekolah Dasar (SD) sampai dengan SMA (Sekolah Menengah Atas) dan Perguruan Tinggi (S1= Strata 1) pada hakekaknya meliputi proses :

PENGENALAN

  1. Mulai paling dasar pengenalan atas HURUF menjadi KATA dan KATA menjadi KALIMAT.
  2. Mengenal atas ANGKA, kemudian PERHITUNGAN dan FORMULA.
  3. Huruf, Kata, Kalimat; Angka, Perhitungan dan Formula bagian dari  pembentukan lokiga dan sistimatika.
  4. KEBENARAN DASAR (norma & Agama); BAIK dan TIDAK BAIK.
  5. Mengenal BOLEH dan TIDAK BOLEH; BISA & TIDAK BISA:  dan BERHASIL & GAGAL/TIDAK BERHASIL ?

SOSIALISASI

  1. Mengenal komunitas yang lebih besar dari keluarga dan sesuai dengan jenjang pendidikan berkesempatan untuk mengenal komunitas yang lebih besar lagi.
  2. Moral & Etika; Peraturan tertulis dan tidak tertulis.
  3. Kesempatan ber-interaksi.
  4. Mengenal kompetisi (nilai hasil ulangan/ujian dan ‘competitive value’ lainnya), sekaligus penempatan posisi eksistensi (ranking kelas/sekolah dalam pelajaran, anggota OSIS, anggota kelompok olah raga, kesenian dan aktivitas extra kurikuler lainnya).
  5. Kesadaran atas perbedaan dan penerimaannya.

PRODUK STRATA 1 (SARJANA S-1)

PRIBADI & UMUM

  • Proses PENGENALAN, KEBENARAN DASAR & SOSIALISASI adalah bagian membentuk (ke)PRIBADI(an).
  • Tentu saja diperoleh  banyak tambahan Pengetahuan Umum.

KHUSUS TAPI TIDAK AHLI

  • Akibat adanya “penjurusan” baik di tingkat SMA maupun PT, terbentuk pengetahuan khusus/khas.
  • Pengetahuan Khusus karena penjurusan, TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan KEAHLIAN. Anda dan saya yang telah melalui pendidikan S-1, coba jawab : apa KEAHLIAN anda setelah lulus S-1. Kalaupun ada,  dapat dipastikan hanya keahlian umum dari sebuah bidang.

Keahlian membutuhkan pembuktian (nyata) dari sebuah pekerjaan (dan atau penelitian) yang hanya dapat diperoleh dari ‘kerja nyata’ dalam masyarakat. Keahlian menjadi lebih karena “belajar/sekolah lanjutan’. ( ATAU PENELITIAN ILMIAH)

Belajar/sekolah lanjutan dapat dilaksanakan dengan : kelanjutan pendidikan ke strata-2 (master), Strata-3 (Doktoral) dan atau pendidik specialist, sub specialist lainnya.

HANYA ITU ? jawabannya TIDAK (SELALU). Komunikasi dengan orang-orang ahli, belajar sendiri (membaca, ikut workshop, seminar dan aktivitas penambahan pengetahuan non pendidikan formal) akan menjadikan anda ahli non tittle. Kunci motivasinya  adalah “need for achievement”

AHLI atau TIDAK, nilai kita adalah EKSISTENSI. Bergunakah karya kita untuk KELUARGA, TEMPAT BEKERJA dan untuk MASYARAKAT, serta UTAMA DAN PERTAMA untuk DIA –SANG PENCIPTA.

 

Itulah esensi  SEKOLAH !

 

Selamat Bekerja

Josep Setiawan Edy


APA KATA MEREKA

  • Dengan support yang baik dari CMN,  Mitra mampu bersaing dengan toko-toko sekitar

  • Bersama CMN, semangat mitra  dalam berjualan semakin membaik, berharap bisa terus melanjutkan kemitraan, dan berniat membuka sisi lain tokonya agar akses konsumen lebih mudah

  • Bersama CMN, Mitra  semakin berkembang, dan  berharap CMN dapat memilah produk yang banyak dicari pelanggan
  • Mitra semakin yakin akan kerjasama dengan CMN,  dan berniat  memperluas area tokonya supaya bisa menjual lebih banyak jenis barang
  • Dengan support dari CMN,  semangat Mitra semakin tumbuh, ketersediaan barang membaik,  hingga mitra tidak segan-segan  buka toko dari jam 06.00 s/d 22.00