CATATAN DIREKSI

SINGKAT – KEHILANGAN MAKNA

PAGI, Pak..! ; sapa balik  : “ Selamat Pagi…”. “Siang Pak…”; sapa balik :”Selamat Siang…”. Sore, Pak..”; sapa balik: “ehh hallo, Selamat Sore..”. “ Malam, Pak..”; balas: “ Selamat Malam….”

Demikian, sehari-hari yang saya hadapi, disapa dan membalas sapaan dari semua orang, tapi lama-lama saya berfikir dan merasa, yang menyapa saya nampaknya menduga saya ini adalah orang “buta hari”, jadi tidak bisa membedakan : Pagi, Siang, Sore dan Malam…. SELAMAT PAGI, SELAMAT SIANG, SELAMAT SORE, dan SELAMAT MALAM adalah sapaan yang sangat mendalam. Ada rasa hormat, sayang dan mendoakan.

 

Kata SELAMAT mengandung harapan dan doa kita kepada orang kita sapa, oleh karena itulah saya selalu membalas sapaan tanpa singkatan ; lengkap – tidak menghilangkan  kata SELAMAT. Cobalah mulai pagi ini  sapa dengan hati…kita akan mendapatkan berkat.

 

TTYL, Pak. Apalagi ini, karena ada “gangguan” dalam chat WA, seorang rekan ketik ini. TALK TO YOU LATER, Pak. Alamak….. Kalau untuk rekan horizontal dan atau lebih muda, mungkin OKE, tapi untuk /kepada yang lebih dewasa dan atau yang dituakan/dihormati, singkatan ini menjengkelkan dan sedikit tidak sopan.

 

GWS, ya. Tahukan?  GET WELL SOON, yeeeee kagag niat banget ya mendoakan rekan kita cepat sembuh. Bahkan ‘lebih seram’ lagi (tapi tidak disadari), TUHAN pun tidak luput disingkat : GBU (GOD Bless You).

Masih banyak lagi kalimat-kalimat bermakna dalam dan luhur kehilangan makna, karena disampaikan dengan singkatan-singkatan. Doa dan harapan tidak selayaknya disingkat-singkat. Seharusnya ditulis (terbaca), sehingga “berbunyi” sesuai isi hati.

 

BAHASA INDONESIA, baik dan benar; sebenarnya dikenal & dipergunakan singkatan-singkatan yang disebut akronim dan tentu saja memiliki kaidah-kaidah aturan dalam penggunaannya. Contoh akronim-akronim berikut ini, bahkan banyak diantara kita sampai lupa “kepanjangannya”; hayo kita test beberapa diantaranya: SINETRON; TOGA; BPKB, PELITA; P4 dan PEMKOT.

 

SAH-SAH saja, menggunakan ‘bahasa gaul/kekinian’ antara lain dengan menggunakan singkatan-singkat unik. Asal jangan sampai kehilangan makna. Jangan hilangkan bunyi kalimat lengkap yang mengandung nilai-nilai luhur.

 

Selamat Pagi semuanya, selamat menjalankan aktivitas hari ini….

 

Dan

Selamat Bekerja

 

 

Josep Setiawan Edy


APA KATA MEREKA

  • Dengan support yang baik dari CMN,  Mitra mampu bersaing dengan toko-toko sekitar

  • Bersama CMN, semangat mitra  dalam berjualan semakin membaik, berharap bisa terus melanjutkan kemitraan, dan berniat membuka sisi lain tokonya agar akses konsumen lebih mudah

  • Bersama CMN, Mitra  semakin berkembang, dan  berharap CMN dapat memilah produk yang banyak dicari pelanggan
  • Mitra semakin yakin akan kerjasama dengan CMN,  dan berniat  memperluas area tokonya supaya bisa menjual lebih banyak jenis barang
  • Dengan support dari CMN,  semangat Mitra semakin tumbuh, ketersediaan barang membaik,  hingga mitra tidak segan-segan  buka toko dari jam 06.00 s/d 22.00