CATATAN DIREKSI

CHARGER

Dikenal umum sebagai ‘pengisi daya’; khususnya untuk penggunaan telephone genggam (HP). Gadget memiliki daya terbatas, sehingga dibutuhkan ‘isi ulang’. Berapa lama harus dilakukan isi ulang daya, tergantung kepada: kapasitas pasang (dari pabrik) baik dalam kondisi ‘stand by’ maupun dalam kondisi penggunaan. Kondisi khusus lain, seperti : beratnya beban (download) dan kekuatan ‘pemancar’ dimana gadget dipergunakan.

JADI gadget harus di ‘charge’ tergantung kepada : kapasitas terpasang (pabrik) dan dipergunakan secara standar. Daya akan ‘tekuras’ bila dipergunakan atas kondisi-kondisi tertentu. Alat ‘pengisi daya’ = CHARGER.

 

Bagaimana dengan kehidupan manusia sehari-hari ?

Fiisik manusia memiliki kapasitas terpasang juga (anda pasti tahu siapa SANG PENCIPTA-NYA), yaitu energi/tenaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari . Energi manusia yang tampak dipermukaan = semua aktivitas; sedangkan energi tidak tampak (dan bekerja sama kerasnya) = otak (dan hasilnya = pemikiran). Pekerjaan/aktivitas rutin dan pekerjaan-2 khusus yang membutuhkan otot dan otak “lebih dari biasanya”, tentu mempengaruhi daya tahan tubuh.

Hidup tertib/teratur, termasuk didalamnya: tidur (6-8 jam/hari); asupan makanan (pagi-siang-malam); minum air mineral dan olahraga adalah keharusan untuk penyegaran kembali ‘otot & otak’.

 

Pandangan positif dan tenang dalam menghadapi problematik sehari-hari adalah metode lainnya agar energi tidak terkuras lebih dari yang dibutuhkan (standar). Istirahat (makan siang) di kantor/tempat bekerja benar-benar dipergunakan untuk relaksasi, jangan dipergunakan untuk hal-hal yang justru memancing emosi.

Produktivitas (penggunaan energi) tinggi, bila aktivitas direncanakan dan disiapkan harian, ketahui jelas apa yang harus dikerjakan dan jadwalkan pengerjaannya (aktivitas serabutan alias reaktif, memakan banyak energi).

Dan ambil waktu rehat panjang (cuti) untuk ‘refresh’ baik ‘otak maupun otot’.

 

Manusia adalah mahluk kesayangan TUHAN, dalam hal ‘pengisian ulang daya’ bahkan ‘build in’ didalam tubuh kita sendiri. Manusia tidak memerlukan ‘charger’ yang terpisah dari tubuh.

 

Karunia luar biasa!!!

 

Persoalannya, apakah manusia mau mempergunakannya dengan tanggung jawab dan perasaan syukur.

Aktivitas yang tidak diperlukan/tidak produktif/kesenangan seusai jam kerja, adalah bagian perusak ‘charger’

 

Tentu saja, ada kondisi-kondisi dan kemampuan khusus bagi personal-2 tertentu dalam mengisim ulang daya ; karena itu penting untuk temukan (metode) rerecharge dan sekaligus  menemukan alat “charger” nya.

 

 

 

 

Selamat bekerja

 

 

 

Josep Setiawan Edy


Kami sedang mempersiapkan peningkatkan tampilan visual website kami. Tunggu tampilan baru website PT. Citra Mitra Nusantara.