CATATAN DIREKSI

NOKIA & BLACKBERRY

“Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, tiba-tiba kami kalah dan punah.”  Demikian kata Stephen Elop – Pimpinan tertinggi NOKIA. Siapa diantara kita yang tidak mengenal atau yang pernah menggunakan Handphone (HP) ber merk NOKIA, dengan jargon marketingnya “Conecting People” ? Semua pernah mendengar dan menggunakan HP Nokia. Dimana mereka sekarang ?

Paling tidak ada 3 (tiga) penyebab Nokia kalah dan punah dari pasar; yaitu : 1> Sangat fokus di bidang Marketing (market penetration) tidak diimbangi kecepatan antisipasi atas perubahan teknologi informasi, kemunculan Blackbery dan Android terlambat diantisipasi. 2> Sama sekali tidak mengantisipasi adanya pemain baru pasca Android, yaitu produsen-produsen China dengan kecepatan tinggi memasarkan ‘smart phone’ dengan sistem operasi Android, harga yang jauh lebih murah dengan fitur lengkap. 3> Karena lambannya antisipasi, NOKIA lalu dipersepsikan USANG, TUA dan produk LEGENDA saja.

 

Sistem andalan : RIM (Research in Motion) menjadikan BLACKBERRY sebagai ‘smart phone’ pertama dengan fitur lengkap saat itu. Selain media komunikasi elektronik lainnya (sms, email), dunia demam dengan BBM (blackberry messenger); dimulai dari Eksekutif perusahaan sampai dengan anak-anak muda mulai menggunakan BBM. Masih ingat pertanyaan/permintaan ini kepada rekan anda : “PIN BBM nya, donk ?”.

Bagaimana nasip Blackberry dengan BBM nya hari ini ? Nyaris tidak terdengar lagi, ya.

Para ahli menyampaikan 2 alasan utama tenggelamnya Blackberry, yaitu : sistim eksklusif yang dimiliki oleh Blackberry tidak disukai konsumen (hanya sesama penggunaan Blackberry yang dapat berkomunikasi via BBM) dan ‘membuka diri’ terlambat, karena competitor sudah menawarkan sistem komunikasi yang “smart” dan terbuka. Alasan kedua : (mungkin) karena mengandalkan eksklusivitas, perangkat BB relatif lebih mahal dari perangkat-perangkat sejenis.

 

NOKIA dan BLACKBERRY kalah dan nyaris PUNAH, karena : fokus hanya di satu bidang, lupa pengembangan bidang-2 lainnya dan eksklusivitas ternyata tidak disukai konsumen (pengguna alat komunikasi).

 

 

KUNCI KEBERHASILAN masa kini (‘zaman now’) adalah : PERUBAHAN (change) dan BERBAGI (sharing).

Apakah KITA menangkap makna nya dan melihat peluang atas peristiwa ini ?

 

 

 

 

 

Selamat bekerja

 

 

 

Josep Setiawan Edy


Kami sedang mempersiapkan peningkatkan tampilan visual website kami. Tunggu tampilan baru website PT. Citra Mitra Nusantara.