CATATAN DIREKSI

TRANSPARAN (MEDSOS)

Tau-kah anda, kami kelompok ‘senior’ masih suka menertawakan dan senyum-2 (ga jelas) mengamati perilaku orang muda, khususnya pengguna ‘media sosial’. IG (Instagram) misalnya – yang lagi hot; kenapa harus dibuat ‘private’.

Oh, jawabannya agar dapat lakukan seleksi atas ‘friends list’. Oke lah kalau itu alasannya; namun bila alasannya menggunakan kata sandi (password) dan atau ‘approved’ untuk menjaga privasi…..anda sia-sia, karena saya saksikan sendiri bagaimana kata sandi/password and approved dapat ‘dibongkar’ dalam hitungan detik – dibawah 1 menit.

Saya masih ingat ketika mencelah kelakuan orang membongkar password dan menembus IG orang lain seenaknya, ini reaksi /jawabannya– dengan santai:

 

Barang siapa menggunakan ‘medsos’ maka siap untuk terekam jejak digitalnya, saat ini maupun nanti. Lagi-an, yang dikunci-kunci itu memancing rasa ingin tahu.. Siapa suruh punya rahasia (dan kehidupan pribadi) dengan fasilitas ‘medsos’

Hayoooo… apa kepanjangan dari Medos , Media Sosial, kan ?

Nah, lhoooo…

Jadi…. Hallo anda semua….rekam jejak digital bersifat terbuka, hanya masalah kepentingan dan masalah waktu saja.

 

Bijak menggunakan media sosial, yaitu kembali kefungsinya : bersosialisasi !; jangan pernah berpikir ada rahasia atau me-rahasia-kan sesuatu dalam medsos, karena sesungguhnya medsos bersifat terbuka.

Bahkan bagi banyak ahli, medsos juga sarana/media ‘transparan’, sehingga setiap insan belajar terbuka dan tidak menyampaikan sesuatu yang tidak pada tempatnya dan tidak mengatakan sesuatu yang tidak benar.

 

Karena, menurut sebuah penelitian, lebih dari 50% pengguna Medsos – sengaja atau tidak sengaja – menyampaikan ‘berita’ tidak benar/ bukan sesungguhnya. Medsos bagian dari pribadi-pribadi menyampaikan ‘mimpi’nya dan atau menyampaikan keinginannya ‘menjadi’ dikenal sebagai ‘seseorang’ yang terkadang bukan dirinya yang sesungguhnya.

 

Maka penelitian tersebut, membagi 2 (dua) kelompok penggunaan medsos :

  1. “inilah saya – apa adanya” dan
  2. “inilah mimpi saya”.

 

Oh, ya medsos juga ‘bercerita’ dengan siapa ‘saya’ berhubungan, baik saat ini, maupun masa lalu (deleted bukan jalan keluar untuk cari tahu….)

 

Jadi, saran terbaik adalah : apa adanya….transparan

Transparan membutuhkan mental inti : kejujuran !; ini bagian tersulitnya.

 

Menurut anda ?

 

 

 

 

Selamat bekerja.

 

 

 

 

 

Josep Setiawan Edy


Kami sedang mempersiapkan peningkatkan tampilan visual website kami. Tunggu tampilan baru website PT. Citra Mitra Nusantara.